CB Blogger
NAMEPHOLOGY Updated at:

Entri yang Diunggulkan

Introspeksi, Evaluasi, pengembangandiri melalui Nama, angka ,budaya Agama dan logika

Namephology nama ilmu yang memiliki cara tersendiri dalam membaca atau menngidentifikasi baik itu karakter, kondisi dan hubungan sekaligus...

Selasa, 14 April 2026

RENUNGAN KEHIDUPAN

 Pernah kah Kau Merenung. :

Pernahkah kamu merenung dam memikirkan. Siapakah yang pertamakali menangis bahagia saat kamu lahir kedunia. Siapa yang rela menjaga mu semalaman,, hanya karena demam mu naik. Siapa yang tak makan demi memastikan kamu kenyang, Dialah ibu yang satu-satunya manusia yang mencintaimu tampa syarat, sejak sebelum kamu mengenal arti cinta. Ibu bukan sekedar sosok yang melahirkan, tapi lautan kasih cinta kasih di lautan yang tak bertepi. Dan dibalik senyumnya yang tampak kuat ada ribuan luka dan lelah yang ia sembunyikan, agar anak-anaknya tumbuh besar tampa beban,  ia tak perna minta imbalan, bahkan saat seluruh waktunya habis untuk membesarkan mu. Tetapi mengapa jaman kini begitu banyak tega perpaling, anak-anak yang dahulu di gendong dengan cinta dan kasih sayang, kini membuang ibunya seperti tak berarti, disaat ibunya membutuhkan tangan yang dahulu yang ia ajari untuk mengenggam justru tangan itu yang menjauh dan membiarkannya tua dalam sepi.

Taqdir  mu telah tertulis : 

Taqdirmu telah ditulis di lembar langit yang tidak bisa di hapus oleh siapa pun, 

Bukan taqdir yang biasa, bukan taqdir yang sekedar menjadikan mu penonton dalam panggung dunia, tapi taqdir besar yang mengandung misi, tujuan dan peran suci, yang tak semua jiwa mampu memikulnya, jiwa jiwa yang dipilih untuk membawa cahaya tidak perna lahir denganmudah, mereka ditempa dalam diam..., di uji tampa peringatan, di jatuhkan berkali-kali, hanya agar mereka belajar berdiri lebih kuat dari sebelumnya, dan kamu ya kamu adalah salah satu dari sedikit angkat dari sedikit jiwa itu, 

Kamu pernah bertanya dalam sepi,,,,,Mengapa hidupku terasa lebih berat dari yang lain, mengapa aku harus melalui luka yang dalam tampa orang yang benar-benar mengerti, mengapa aku seperti selalu merasa sendirian, bahkan saat di kelilingi banyak orang, dan inilah jawabannya, :

karena kamu dipersiapakan, untuk sesuatu yang lebih besar, dari yang kamu tidak bisa bayangkan, karena jiwa seperti milikmu, tidak ditakdirkan untuk hidup biasa-biasa saja, kamu bukan anak dari kebetulan, kamu adalah hasil dari keputusan agung yang sudah di tetapkan jauh, dari sebelum kamu menyadari siapa dirimu sendiri, takdir besar tidak datang dengan pelukan manja dunia, dia datang dengan badai, dengan malam yang sunyi, dengan perjalan yang membuatmu meragukan langkahmu sendiri, tapi percayalah bahwa setiap luka yang kamu terima bukanlah hukuman, melainkan qod. 

Setiap kesedihanyang kamu alami, bukanlah kutukan, melainkan ruang suci yang kamu mengenal diri kamu sendiri, dan didalam ruang itu cahaya takdirmu mulai memahami bahwa semua orang tidak bisa menjalani jalan yang amu tapaki, bahwa tidak semua orang bisa mendengar bisikan yang ada dalam hati mu, kamu adalah utusan dari langit dalam wujud manusia biasa, tapi misi yang kamu bawa iyu tiddak biasa, kamu dikirim bukan untuk menjadi siapa-siapa tetapi untuk menjadi diri sendiri yang akan membangunkan banyak orang, kamu adalah pengingatkamu kamu adalah elang yang memberi masukan kepada mereka yang tertidur dan meski kamu tidak selalu disambut dengan tangan terbuka.



Minggu, 12 April 2026

Menyikapi Siklus Kehidupan Manusia Dalam 6 Masa

 Menyikapi Siklus Kehidupan Enam Masa.

Manusia
                                                                                              


Pengertian manusia

        Manusia menurut kamus besar bahasa indonesia. KBBI, adalah mahluk yang berakal budi, dengan akal dan budinya manusia mampu menguasai mahluk lain, Manusia akan menjalani proses kehidupan yakni dalam enam masa, yaitu: masa dalam kandungan, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua dan hingga lanjut usia atau lansia, pengertian lansia ialah manusia yang berumur lebih dari enam puluh tahun.

             Semua Manusia pada masa memasuki usia lansia akan mengalami kemunduran dan perubahan, baik secara biologis, fisiologis, psikologis maupun sosial, kemunduran psikologis pada lansia bisa yang depressi, cemas, sensitif yang disebabkan oleh karena merasa sudah tidak lagi diakui peranannya dilingkungan keluarga merasa tidak lagi diperhatikan oleh anak-anak dan masyrakat sekitar, pada masa lansia kesehatan jiwa yang paling sering dirasakan dan dialami oleh setiap lansia, adalah tenaga yang mulai berkurang, mudah cape, pendengaran, penglihatan, pemikiran dan kepercayaan sudah mulai berkurang, penghasikan tidak ada, kebutuhan bertambah, sehingga banyak lansia menjadi deperesi.

        Manusia secara etomologi, adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian dan membutuhkan orang lain.

            Manusia secara Terminologi adalah mahluk sosial yang diciptakan allah swt, tuhan sekalian alam

         Peranan Namephology menyiapkan diri untuk dapat aktip sejak masa remaja, dewasa, tua hingga tiba masa lansia nanti, kita tetap dapat berkontribusi konsisten, aktip dan agresif.

Masa : 

          Dalam kandungan. Bayi, anak-anak, Remaja, Dewasa, Tua           dan Lansia 

1. Masa dalam kandungan :

         2. Masa Bayi :

         3. Masa Anak-anak :

     4. Masa Remaja :

         5. Masa Dewasa :

6. Masa Tua : 

          7. Masa Lansia :


Perbedaan penciptaan. 
    Dari pelajaran tersebut diatas, maka kita semua menjadi tau, bahwa penciptaan mahluk    hidup yang bernama manusia seperti kita saat ini sangatlah berbeda, dibandingkan    dengan  pada saaat Allah swt menciptakan Nabi Adam as dengan kita sebagai manusia yang sama-sama sebagai ciptaan Allah swt. kemudian apa yang membedakan ? untuk mengetahui lebih jauhnya, mari kita bahas bersama sama.
 
    Untuk tau lebih jauh tentang perbedaan Allah swt dalam proses menciptakan Adam dan manusia selanjutnya, mari kita telusuri dengan cara, pertama tama mari kita kosongkan terlebih dahulu pikiran kita dan jangan membawa dulu baik itu kepandaian atau kepintaran kita, tapi simak saja terlebih dahulu  dan gunakan akal sehat kita sebagai manusia yang diberi kelebihan yaitu yang bernama akal.

    Perjalanan hidup kita sebagai manusia sangatlah berbeda beda, kita tidak tau kapan kita mulai berada dalam kandungan orang tua kita, dan kita tidak pernah tau kapan kita dilahirkan, kita tidak pernah tau kapan ke dua orang tua kita bertemu, dan kita tidak tau kapan ke dua orang tua kita melakukan pernikahan, dan kita juga tidak pernah tau seperti apa bentuk pernikahan ke dua orang tua kita, 

    Kita sebagai manusia selanjutnya setelah ke dua orang tua kita, kita tidak pernah memohon dan meminta kepada ke dua orang tua kita untuk dilahirkan, dimana dan cara seperti apa kita dilahirkan, kita juga tidak memilih siapa ke dua orang tua kita, tidak meminta dimana mereka harus bertemu, kita juga tidak meminta kepada ke dua orang tua kita harus dilahirkan harus dirumah sakit atau dirumah, kita juga tidak meminta dilahirkan dibidan, atau oleh dokter, kita juga tidak meminta diberitahu dulu sebelumnya bagaimana kedua orang tua kita pada saat dia mau melahirkan kita, kita juga tidak pernah tau bagaimana kondisi kedua orang tua kita pada saat mereka melahirkan kita, demikian pula kejaadian pada saat Nabi Adam as dan Siti Hawa di ciptakan, keduanya tidak tahu menahu,, tau tau ada...

Mulai ada pembangkangan dan protes:

    Setelah Allah swt memberitakan dan menyampaikan kepada para malaikat, bahwa allah swt akan menciptakan Adam, ternyata tidak semua para malaikat itu setuju dan ada yang protes. pedahahal para malaikat itu tadinya selalu taat dan patuh selalu menjembah, tiba-tiba jaadi pembangkan dan tidak patuh atau setuju dan tidak semua malaikat tunduk dan taat kepada Allah swt, dengan sombongnya sebagian malaikat protes tidak taat kepada Allah swt sebagai penciptanya. bahkan memilih menjadi saiton seperti yang telah dijelaskan muka. untuk menggoda semua anak cucu Adan dan hawa agar terjerumus kedalam kesesatan. dan Allah swt mengijinkan kepadanya syaiton, untuk menggoda anak cucu Adam as dan Siti hawa, dengan catatan tidak boleh mengganggu orang orang yang beriman kepada ku, mulai dari saat itu juga malaikat yang membangkan di usir dari surga oleh Allah swt. begitu pula kejadian Nabi Adam as turun kebumi karena beliau kena bujuk rayu idazil laknattuloh, hingga berbuat dosa, Nabi Adam as di usir dari surga, di suruh dari surga, disuruh tinggal dibumi hingga waktu yang belum ditentukan, dengan dibekali doa supaya bisa bertemu Siti hawa. Maka dipertemukan kembalilah Nabi Adam AS dengan Siti Hawa di padang arafah, yang sekarang nama tempat itu suka di datengin dari berbagai juru negara pada saat mereka naik haji dan umroh

Mulai adanya pembangkangan dan pembunuhan.

    Sejarah mulai adanya pembangkan anak terhadap kedua orang tua ialah, dimulai pada saat Nabi Adam as, memutuskan untuk menikahkan anak anaknya, semula anak-anaknya pada berdiam dan tertegun dengan wajah yang sumringah hatinya merasa senang dan bahagia mendengar kedua orang tuanya akan menikahkan mereka, akan tetapi seketika berubah pada saat Nabi Adan as memutuskan menyilang ke empat anak-anaknya yang bernama Qobal, dan Qobil, Iglina dan Nabila, qobal yang merasa paling besar menolak keputusan ayahnya, disitulah mulai ada pembunuhan,, yaitu kaka membunuh adik,,, di situ pula mulai ada makluk lain selain manusia di antaranya kambing hasil ternak dan burung yang memberi contoh bagaimana cara menguburkan atau memakamkan orang yang meninggal.

Perbedaan penciptaan Adam as, Siti hawa dan manusia selanjutnya

    Perbedaan penciptaan Adam as sebagai Manusia pertama, Siti hawa sebagai Manusia ke dua yang diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam as, kemudian bagaimana sejarah penciptaan kita semua sebagai Manusia selanjutnya ?

    KIta sebagai Manusia yang notabenenya mahluk hidup yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk lain yang ada dimuka bumi, baik dari bentuk pisik, beentuk rupa yang dilengkapi panca indera serta akal yang tiddak diberikan kepada mahluk lain, seharusnya kita lebih bersyukur dan lebih menyayangi mahluk maluk lain,

Allah swt dalam penciptaan kita sebagai Manusia setelah Siti Hawa

    Kita sebagai Manusia selanjutnya setelah Siti Hawa. lalu pendahulu-pendahulu kita, kemudian Nenek moyang, kake nene, ayah ibu kemudian kita yang selanjutnya. Kita semua pasti sepakat, bahwa kita semua pasti pernah mengalami masa dalam kandungan dan masa masih bayi, yaitu masa dimana kita baru dilahirkan, dimana pada masa dalam kandungan dan bayi kita tidak menyadari kalo kita berasal darima dan seperti apa, maklum namanya juga masih dalam kandungan dan masih bayi, tidak minta makan, minum, tidak memilih tempat dimana kita harus makan dan minum, diberimakan minum atau tidak itu semua terserah tergantung kedua orang tua kita, selain itu juga tidak meminta harus dimana dan tidak mengenal waktu dan tempat. akan tetapi sebagai orang tua laki-laki yang disebut ayah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan si istri sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa kasih sayang suami terhadap istri yang telah berjuang menjaga kehamilan selama sembilan bulan, lalu perang jihad menahan rasa sakit melahirkan anak yang di cita-citakan, sementara si ayah juga menanti kabar sambil berharap-harap cemas tentang keselamat istri dan anaknya. Nahhh,, sangat berbedakan proses penciptaan Adam as, Siti Hawa dan kita sebagai manusia kemudian,, Namun semua tidak terlepas dari hasil unsur alam yang oleh ke dua orang tua kita makan dan minum, dan itu berlanjut hingga sekarang.

    Dari Siti Hawa hingga orang tua kita semuanya prosesnya sama, yaitu,, yang membedakan hanya proses, situasi dan kondisi

    Misalnya, Adam as dalam sejarahnya Allah swt menyuruh Adam as diturunkan ke Bumi demikian pula Siti Hawa oleh sebab kesalahan yang ia perbuat karena kena bujuk rayu saiton, Adam Dan Siti hawa baru dipertemukan kembali dalam kurun waktu 3000 tahun, setelah pertemuan Adam as dan Siti hawa di padang arpah kemudian mempunyai empat orang anak, dua laki-laki, dan dua perempuan seperti yang telah di uraikan di atas..

    Begitu juga adanya kita sekarang oleh sebab pertemuan kedua orang tua kita yang saling mengasihi, menyangi, saling mencintai, kemudia di tikahkan kedua orang tua lalu bersatu berhubungan badan, hamil dan lahirlah kita sebagai anaknya.. 

Sekarang kita telah dewasa
    Kita sekarang telah dewasa, pasti sudah banyak mendengar, membaca bahkan mungkin telah banyak menyaksikan berbagai kehidupan, diantaranya telah banyak menyaksikan wanita hamil dan melahirkan, dan bahkan mungkin juga sudah mengalami sendiri hamil sebagai seorang wanita dewasa dan seorang ayah yang bersusah payah mencari napkah demi buah hati yang dilatar belakangi oleh rasa tanggung jawab dan cinta dan kasih sayang..

    Lalu dari paparan tersebut diatas, apa hubungan dan korelasinya dengan judul Manusia dan Alam.. adapun korelasinya ialah,, Adam as dari Alam yang bernama tanah,  Sedangkan Siti hawa berasal dari yang namanya Tulang Rusuk Nabi Adam as, yang disebut nama hasil Alam, yaitu hasil dari tumbuh tumbuhan yang dimakan oleh Nabi Adam as. sebab tampa adanya yang dimakan olehnya, sudah barang tentu Nabi Adam tidak akan sehat dan berkembang, dan itu semua berlanjut hingga adanya kita sekarang iini.
.
    Selanjutnya, dari paparan tersebut kita bisa mendapatkan ajaran, bimbingan dan ilmu pengetahuan tentang peran kedua orang tua, nenek, kake, dan seterusnya, agar kita semua senantiasa menghargai, menghormati serta mentaati beliau semua, sebab kalo tidak, mangka kita akan termasuk anak, manusia yang durhaka terhadapnya, sesuai pirman Allah swt,kami tidak akan memaafkan kamu sekalian apa bila kamu tidak di maafkan oleh ke dua orang tua kamu, dan kita tidak akan menjadi anak yang sholeh dan solehah, kalo kita membangkang kepada kedua orang tua, dan kami tidak akan mengabulkan sega permohonan apabila kamu tidak di maafkan oleh ke dua orang tua mu,,, audzulilah himindalik... itulah ini tujuan paparan diatas. 

Pengaruh Alam terhadap pisik, karakter dan kepribadian

        Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita , baik dalam diri kita atau diluar diri kita yang terkadang tidak terasa membawa perubahan terhadap perilaku dan cara berpikir kita yang terkadang datangnya tiba-tiba menghentak serta tidak mengenakan menyiksa diri serta meresahkan hati mengganggu pikiran. Kita sebagai manusia terkadang lalai menjaga dan mengamati pentingnya menjaga kebersihan, kesetabilam serta kelestarian alam, yang merupakan sumber segala kehidupan dan yang dapat dijadikan contoh serta bukti nyata sebagai bahan introspeksi, mawasdiri dalam menjaga lingkungan, terlebih lagi apabila kita sedang ditimpa cobaan dan bencana alam, baik yang datang dari yang bernama Air dengan banjirnya, bumi dengan longssornya, kekeringan dengan panasnya, juga puting beliung dengan udaranya yang bisa mengganggu terhadap kesetabilan, kondisi kesehatan baik pisik maupun secara sikis.  

        Nama- nama dan Nama,,,, Itulah sumber dari segala sumber keramaian dan sumber segala ilmu pengetahuan yang sekarang sedang kita dengar, kita lihat, kita tempati, didalam nama-nama itulah kita semua sedaang menjalani hidup  dan menikmat hidup, namun tidak sedikit orang yang mengabaikan terhadap nama nama tersebut.  Nama-Nama apa sih,, dan dimanakah nama-nama tersebut ? ??????

      Alam Alam ya Alam itulah nama yang lazim disebut oleh segenap mahluk hidup khususnya bagi manusia. Tanah, Air, Udara dan Api itulah nama-nama yang disebut alam sumber dari segala sumber kehidupan dan keramaian, yang menjadikan segala sumber ilmu dan segala sumber kehidupan, seperti yang telah dipaparkan dari awal. sesuai dengan judulnya yaitu Manusia dan Alam

        Alam,, Ya  Alam,,,, begitu hebatnya alam, tidak ada satu mahluk hiduppun yang dapat terlepas dari padanya, dari mulai mahluk hidup sekecil nyamuk, lalat, ulat serta cacing yang menjijikan termasuk manusia yang gagah berani dan sempurna kesemuanya membutuhkan alam, tidak ada yang dapat terhindar dari kepastian alam, jika alam menghendaki apapun bisa terjadi dan tidak ada satu mahluk yang dapat menghetikannya, begitu pula siklus kehidupan manusia, kalo sudah kena seleksi alam, semuanya hanya bisa menyesali, berkeluh kesah tidak sedikit yang menyadiri, dan bersyukur bagi mereka yang beriman.

        Alam memiliki Nama , Bentuk, Rupa dan Karakter atau pungsi yang berbeda beda satu sama lain sebagai bentuk sunattuloh.

Mengenal Alam sejak dini
Sejak lahir kita sudah diperkenalkan kepada alam oleh kedua orang tua kita, dan bahkan mungkin ketika kita masih dalam kandunganpun kita secara tidak laansung, disadari atau tidak orang tua kita suddah memperkenalkan kita terhadap alam, itu semua dapat kita ketahui bersama dengan perumpamaan.

Misalnya, ketika ibu kita sedang hamil, tidak terasa ibu kita pasti mandi, main ke laut, ujan-ujanan, pergi kepantai, kegunung, jemur badan, bahkan mungkin suka melihat atau nonton yang kebakaran, lihat longsor, dan makan makanan segala yang kesemuanya adalah dari  hasil alam. dan itu semua sangat mempengaruhi baik pisik ibunya yang sedang mengandung maupun pisik si janin yang dikandungnya, dan itu semua terlihat dengan kasat mata pisik si ibu yang semangkin membesar kandungannya, mencerminkan si janin pun demikian.

Kemudian mari kita perhatikan bersama, ketika si ibu melahirkan anaknya, begitu sijanin keluar dari kandungannya, pertama terliha perut si ibu yang tadinya terlihat buncit sekarang sudah mengecil, kemudia terdengar suara tangisan si jabang bayi, kalo si jabang bayi tidak menangis pada umumnya si bidan suka ngepuk ngepuk si bayi supaya nangis.

Setelah sibayi mengais kemudian si bidan memandikannya, dan langsung si bayi di selimuti dengan rapat dan si tidur yang seakan-akan bayi masih merasa dalam kandungan ibunya tidak menangis, cuman sekali-kali terlihat senyum senang dan tidur pulas sekali-kali bangun menangis dan kemudian tidur lagi, itulah perilaku janin danhampir semua janin demikian.

Mulai interaksi anak dan orang tua
Unik dan menariknya mengamati mulai munculnya permasalah anak dan orang tua sejak mulai adanya interaksi anak, alam, bidan dan kedua orang tua. si bayi yang awalnya tidak  rewel kerjaannya hanya tidur sekali-kali nangis menguap ngantuk dan tidur lagi, namun setelah sibidan yang memangil ibu si bayi menyuruh supaya segera menyusui bayinya, lalu si ibu pun bergegas menghampiri si bayi dengan perasaan riang senang , si ibu menghampiri bayi langsung digendongnya serta menyusui dengan disaksikan si ayah sambil sekali-kali tersenyum lebar, si bayipun turut tersenyum yang seolah-olah mengerti, dari situlah mulai adanya interaksi perasaan si bayi dan si ibu mengenal kasih dan sayang orang tua sejak diluar kandungan.

Setelah dirasa cukup menyusuinya, kemudian si ibupun menidurkan kembali si bayi dengan hati yang lega dan gembira melihat buah hatinya tidur begitu nyenyak, begitu seterusnya perjalanan si ibu dalam beberapa jam dan beberapa hari. Selang beberapa hari kemudian tibaaa-tiba si bayi rewel dan menangis dengan tidak henti hentinya si ibu mulai panik, sebab si bayi nolak disusui, di kepok-kepok pantatnya si bayi nangisnya malah menjadi-jadi.

Bidan dan tindakan. Karena mendengar tangisan bayi lalu salah satu dari bidan yang sedang bertugas datang menghaampiri si ibu bayi, sambil mengatakan. Bu mungkin ngompol coba di raba popoknya basah tidak saut si bidan, kalo basah cepet diganti popoknya sahut si bidan pergi, lalu si ibupun dengan rasa malu meraba popok si bayi, karena popoknya basah kemudian si ibu pun menggantinya, lalu si bayi pun berhenti menangisnya, dari situlah mulai adanya interkasi anak dan ibu, anak dan hasil alam yang dimakan serta diminum oleh ke dua orang tua dari hal tersebut baik si ibu maupun si ayah mendapat beberapa pelajaran, yaitu pelajaran bagaaimana menyusui anak,pelajaran bagaimana menangani anak nangis dan mengetahui proses pembentukan watak, sifat dan karakter anak. Artinya { disitulah kita mulai melihat, mengetahui perubahan watak, sifat dan karakter anak. Anak bayi saja, setelah mengetahui tentang enak dan tidak enak protes dengan cara menangis. Mangka dari itu, kita jaangan kaget kalo hingga saat ini ada orang yang sedang merasakan enak dengan kecukpan harta benda dan jabatan tiddak mau turun, atau lengser dari jabatan dan takut susah. seperti riwayat Nabi Idris as yang ingin tahu neraka dan surga, namun setelah ia tahu neraka ia meminta disegerakan pulang, tetapi pada saat ia Nabi Idris mengetahui enaknya surga Nabi idris tidak mau pulang dan memilih meninggal di surga.

Proses pembentukan karakter secara alami sebagai bentuk sunattuloh : Nama, nama dan nama, Darisitulah awal mula pembentukan karakter anak, percaya atau tiddak, benar atau tidak, tapi begitulah kejadian dan pakta yang didapat dilapangan padasaat melakukan penelaahan, observasi dan penelitian meskipun penelitiannya tidak pormal, baik yang melalui teori induktif maupun deduktip yang dilakukan oleh penemu sekaligus pencipta Namephologyid. 

Setelah bayi berusia hampir masuk empat puluh hari, kemudia si ayah dan si ibu bayi termasuk kake dan neneknya bersepakat untuk memberi nama bayi, seiring berjalannya waktu, si janin lahir sudah barang tentu sekarang sudah ada bentuk, rupa kemudian berubah nama menjadi bayi bukan lagi janin, dari bayi kemudia disebut anak sebagai nama sebutan tetapi bukan bukan sebagai nama panggilan, Setelah diberi sebutan anak kemudian diberinama sebutan sekaligus sebagai nama panggilan. Menurut sepengetahuan saya dalam Agama Islam pada umumnya, pada saat pemberian nama atau menetapkan nama anak suka bersaamaan dengan melaksanakan aqikah. pada pelaksaan aqikah mereka yang memiliki harta yang cukup biasanya dengan cara menyembelih domba, jika anaknya laki-laki maka aqikahnya dua ekor domba, dan jika anak yang diberinama adalah perempuan biasanya dombanya satu ekor. 

Penetapan nama. Pada saat menetapkan nama dan melaksanakan aqikah, biasa dipimpin oleh seorang ustad untuk menyampaikan berbagai keterangan yang berhubungan dengan anak, orang tua serta keinginan kedua orang tua kelak kemudian hari si anak, sekaligus membacakan kitab Al, Berjanji, Namun sebelum mulai membaca Al Berjanji, terlebih dahulu ustad memimpin untuk membacakan beberapa surat dalam Alqur'an , kemudian barulah dilanjutkan dengan membaca kitab Al berjanji yang tidak lupa di awali dengan membaca Taud dan Bismilah kemudian ( aptadu imla bismiddattil aaliahhh, yang artinya kurang labih ialah : dengan menetapkan nama terhadap wujud anak semoga nama yang ditetapkan senantiasa membawa berkah.: ( Muntarirow paidol barokatul amalahu lahaolaaaaaaa,,,, dengan mengharaf berkah amal-amal dari nama, dan bahwa kami semua tidak ada daya dan upaya.
  
Setelah penetapan nama. Anak tersebut akan mulai terlihat perubahannya yang itu semua merupakan  sebagai bentuk sunattuloh yang menempel menjadi sifat, karakter dasar anak, dan itu bisa dilihat pertama-tama dari kebiasaan anak, misalnya. Sebelum anak itu diberi nama, anak tersebut tidak rewel, mengapa setelah diberina nama anak tersebut suka panas, tidak mau digendong sama orang lain dan banyak banyak lagi yang dapat kita lihat sebagai bentuk perubahan sifat, karakter dan kepribadian anak. Kemudian anak mengenal imunisasi sinak ada yang sadrah diam, ada yang ngamuk ngamuk, ada yang nangis aja, ada yang panasnya lama sehingga membuat kedua orang tua dan kake neneknya panik marah-marah dan lain sebagainya.

Seiring berjalannya waktu, anak tersebbut pun mulai telihat membesar ada yang terlihat gemuk, kurus, pendek dan panjang serta mulai melihat dan mendengar dan sekali-kali terdengar teriak yang seolah olah sudah tahu nama, jika dipangil-pangil sekali-kali suka meririk sambil tersenyum membahagiakan kesua orang tua dan yang menyaksikannya.

Dan yang lebih menariknya dari pembentukan karakter anak yang bersifat alami yang terkadang tidak kita sadari, ada orang tua, atau anak yang memiliki karakter atau sifat seperti bernama Tanah, Bumi Air, Udara dan Api yang itu semua sangat mempengaruhi sifat dasar karakter dan kepribadin setia individu manusia dan itu semua merupakan cerminan karakter dasar setiap individu manusia seperti yang sekarang kita ketahui bersama, kalo kita masuk kerja atau melamar pekerjaan ke suatu perusahaan, maka si perusahaan tersebut suka melakukan psikotes terlebih dahulu sebelum masuk ketahapan selanjutnya, salah satu ilmu yang beredar disetiap perusahaan untuk melakukan test atau rekrutmen karyawan ialah menggunakan  DISC atau the big Five, yaitu ilmu psikologi kepribadian. untuk menentukan cocok tidaknya, untuk mengetahui karakter dan kepribadian untuk penempatan tugas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.